Apa Perbedaan Qurban dan Aqiqah

Inilah Perbedaan Qurban dan Aqiqah

perbedaan qurban dan aqiqah

Apa Perbedaan Qurban dan Aqiqah – Qurban dan aqiqah memiliki kesamaan yaitu menyembelih hewan. Berqurban dan aqiqah boleh menggunakan hewan jantan maupun betina, namun aqiqah hanya menggunakan kambing dan sejenisnya saja.

Qurban dan aqiqah sebenarnya berbeda dalam hal pengertian, tujuan, hewan yang digunakan, jumlah hewan yang disembelih, waktu penyembelihan dan lain sebagainya.

Pengertian

Qurban merupakan kata serapan dari bahasa Arab, qariba-yaqrabu-qurban wa qurbana wa qirbanan yang berarti pendekatan diri kepada Tuhan.

Sedangkan Aqiqah, ditinjau dari segi bahasa yang artinya adalah memotong dan sebagian ulama mengartikan aqiqah adalah memotong rambut bayi, dan sebagian lainnya mengartikan memotong hewan. Aqiqah hanya dilakukan satu kali seumur hidup.

Tujuan

Perbedaan qurban dan aqiqah lainnya adalah tujuannya. Tujuan qurban adalah memperingati hari raya Idul Adha atau hari pengorbanan Nabi Ismail AS dan Nabi Ibrahim AS untuk menunjukkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Tujuan lain dari berqurban adalah mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terkadang, banyak yang lalai dan lupa jika sebagian dari harta kita tersebut milik mereka yang membutuhkan.

Aqiqah memiliki tujuan yaitu sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena telah memberikan karunia atas lahirnya seorang anak. Dengan dilaksanakannya aqiqah, diharapkan dapat memberikan syafaat bagi kedua orangtuanya, mendapat perlindungan agar terhindar dari gangguan setan.

Hewan yang digunakan untuk Aqiqah dan Qurban

Jenis hewan yang digunakan untuk berqurban adalah semua jenis hewan ternak. Namun, tidak semua hewan ternak dapat digunakan untuk qurban, melainkan hewan yang memenuhi syarat. Hewan ternak tidak boleh cacat dan usianya cukup. Usia yang cukup dapat dilihat dari sudah berganti giginya. Adapun jenis hewan yang digunakan untuk aqiqah adalah domba atau kambing dan sejenisnya, akan tetapi lebih baik jika menggunakan kambing jantan berwarna putih.

Baca Juga :  Aqiqah Itu Apa Sih? Ini Penjelasan Lengkapnya

Jumlah hewan yang disembelih

Jika bekurban menggunakan sapi, maka sapi tersebut dapat diatasnamakan untuk 7 orang. Sedangkan jumlah hewan untuk aqiqah biasanya menurut jenis kelamin bayi yang lahir. Jika yang lahir adalah bayi laki-laki, maka menggunakan 2 ekor kambing. Sedangkan jika yang lahir perempuan, maka kambing yang digunakan hanya satu ekor.

Waktu penyembelihan

Waktu pelaksanaan qurban dilakukan pada setiap hari raya Idul Adha yaitu pada tanggal 10 Dzulhijjah dan dapat dilaksanakan pada hari tasyrik yaitu pada tanggal 11 sampai 13 Dzulhijjah.

Waktu pelaksanaan aqiqah dapat dilaksanakan kapan saja sejak bayi tersebut memasuki usia 7 hari atau bisa dilakukan pada saat anak tersebut sudah dewasa, apabila orang tua belum memiliki kemampuan finansial yang cukup. Pada saat usia bayi telah mencapai 7 hari, maka rambut bayi akan dipotong dan disembelihkan aqiqah.

Qurban atau aqiqah dulu?

Akan lebih baik untuk mendahulukan qurban, bagi umat Islam yg mampu atau kondisi finansial yang baik, terutama bulan Dzulhijjah sudah dekat karena qurban tidak dapat dilakukan setiap saat seperti aqiqah.

Perbedaan wujud dan pemberian daging

Apa Perbedaan Qurban dan Aqiqah – Daging qurban dibagikan dalam kondisi mentah dan orang yang berqurban dibolehkan untuk ikut memakan daging qurban dan menyedekahkannya. Penerima daging qurban diutamakan dari kaum dhuafa atau fakir miskin dan sepertiganya untuk keluarga yang berqurban. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

“Maka makanlah sebagiannya (daging qurban) dan berilah makan orang yang merasa cukup dengan apa yang ada padanya (orang yang tidak meminta minta) dan orang yang meminta,” (QS. Al-Hajj:36).

Berbeda dengan qurban, daging aqiqah yang dibagikan harus dalam keadaan masak atau sudah diolah menjadi makanan siap santap. Daging aqiqah diberikan kepada siapapun terutama tetangga terdekat, fakir miskin, saudara, dan lainnya.

Baca Juga :  Aqiqah Wajibkah? Mengungkap Makna dan Hukum Aqiqah

Perbedaan upah penyembelih

Orang yang menyembelih hewan qurban tidak diberi upah, melainkan diberi daging yang telah disembelihnya. Sedangkan orang yang menyembelih hewan aqiqah, mereka dapat meminta upah pada orang yang mengadakan acara tersebut.

Itulah beberapa perbedaan qurban dan aqiqah yang dapat Anda jadikan sebagai referensi, semoga bermanfaat.

Baca Juga artikel lain

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top